Crown 365

Kumpulan Situs Judi Domino Poker Bandar Online

JatimQQ Liondomino

JatimQQ

Jokowi Turun Tangan PDIP Dukung Ahok Jadi Pilihan Pertama Cagub DKI

Jokowi Turun Tangan PDIP Dukung Ahok Jadi Pilihan Pertama Cagub DKI

Jokowi Turun Tangan PDIP Dukung Ahok Jadi Pilihan Pertama Cagub DKI

Jokowi Turun Tangan PDIP Dukung Ahok Jadi Pilihan Pertama Cagub DKI

Berita 15 Agustus 2016 – Jokowi’ Turun Tangan, PDIP Dukung Ahok Jadi Pilihan Pertama Cagub DKI 2017
Jakarta – Dari 101 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2017, DKI Jakarta menyedot perhatian publik. Hal ini bisa dipahami karena DKI merupakan ibu kota negara Republik Indonesia yang menjadi pusat berbagai kegiatan, baik pemerintahan, politik, dan ekonomi. DKI Jakarta pun sering disebut sebagai barometer politik nasional.

 

Riak-riak menjelang pilkada sudah mulai bermunculan. Gerak-gerik partai politik dan para kandidat kepala daerah mulai mengerucut. Tiga partai politik, yakni Nasdem, Hanura dan Golkar, sudah menyatakan dukungan kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Heru Budi Hartono untuk menjadi calon gubernur dan wakil gubernur di DKI Jakarta.

 

Selain ketiga partai tersebut, parpol lain belum menentukan siapa yang bakal mereka usung. Salah satunya PDI Perjuangan (PDIP), partai yang sebenarnya bisa mengusung pasangan calon sendiri, tanpa harus berkoalisi. Sikap PDIP masih ditunggu oleh partai-partai lain, karena akan menentukan arah koalisi dan peta kekuatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

 

Namun, PDIP kemungkinan besar akan menentukan siapa yang akan mereka usung menjelang akhir tahapan pendaftaran calon kepala daerah yang jatuh pada 19-21 September 2016. Apalagi pembahasan, Pilgub DKI Jakarta di DPP PDIP diagendakan pada bagian akhir, setelah semua daerah lain dibahas.

 

Yang jelas, PDIP sekarang mempunyai tiga opsi dalam pencalonan pilkada DKI Jakarta. Pertama, mengusung orang yang sudah dijaring melalui mekanisme partai. Opsi kedua, mengusung kader-kader potensial PDIP, dan opsi ketiga mengusung kader PDIP bersama petahana.

 

Jika menggunakan opsi pertama, publik belum mengetahui siapa enam orang yang lolos dalam penjaringan PDIP tersebut. Opsi ini kemungkinan kecil dipakai oleh PDIP. Jika menggunakan opsi kedua, maka akan muncul nama-nama kader potensial PDIP yang siap bertarung di DKI Jakarta. Salah satu nama yang sering disebut adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma. Opsi ketiga jelas akan mengusung Ahok bersama wakilnya dari PDIP.

 

Bagaimana Peluang Risma? Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga menilai sebagai kader PDIP yang potensial, Risma, bisa saja ditarik untuk mengikuti Pilgub DKI Jakarta. Peluang Risma masih terbuka melalui opsi kedua. Namun, yang menjadi pertanyaan, jika PDIP menarik Risma ke Jakarta, apakah warga Surabaya berkenan dan bisa menerima hal tersebut.

“Tetapi, ini kan harus melihat bagaimana masyarakat Surabaya, berkenan atau tidak dalam hal ini,” ujar Eriko di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Jumat (12/8).

 

Selain pertimbangan warga Surabaya, kata Eriko, pihaknya juga akan mempertimbangkan akseptabilitas warga Jakarta terhadap kader-kader PDIP dari daerah yang mau bertarung di DKI Jakarta, termasuk Risma.

“Kita harus melihat apakah masyarakat DKI menginginkan hal seperti itu. Karena bagaimanapun juga yang memilih adalah masyarakat DKI, bukan masyarakat luar DKI Jakarta,” tegasnya.

 

Sementara peluang Ahok, kata Eriko, juga masih terbuka diusung oleh PDIP. Opsi ketiga bakal memuluskan langkah Ahok, dengan syarat harus wakilnya dari PDIP.

 

“Artinya, incumbent bersama kader kita. Kader kita saat ini kan yang sama-sama dengan petahana adalah Pak Djarot Saiful Hidayat,” katanya.

Agen DominoAgen QQ

Sampai saat ini, lanjut Eriko, PDIP masih menunggu sambuatan dari Ahok sebagai calon kepala daerah petahana. Pasalnya, Ahok belum pernah menyatakan keinginannya didukung oleh PDIP.

Siapa yang bakal diusung oleh PDIP, apakah Risma atau Ahok, tentunya kita menunggu detik-detik akhir menjelang pendaftaran pasangan calon kepala daerah, pada 19-21 September 2016.

Dibaca JugaRISMA NGAMUK Sebut AHOK SI CINA KEBUN Cuma Banyak BACOT

Jokowi Turun Tangan PDIP Dukung Ahok Jadi Pilihan Pertama Cagub DKI

Facebook Comments

JatimQQ

Crown 365 © 2018 Content Protection by DMCA.com